
Pada akhir Februari ini, Netflix mulai hadirkan deretan film box office Indonesia dengan berbagai genre. Film horor 'Kuasa Gelap' pun sudah bisa kalian tonton di Netflix.
FROYONION.COM - Netflix kembali menghadirkan berbagai film Indonesia terbaik yang telah sukses besar di bioskop dan siap memikat penonton lebih luas.
Sejumlah film box office yang telah menarik jutaan penonton kini akan segera tayang di platform streaming tersebut, memberikan kesempatan bagi penonton yang belum sempat menonton di bioskop atau yang ingin menyaksikan kembali kisah-kisah mengharukan dan menegangkan ini.
Berikut deretan film yang akan tayang di Netflix dan siap menghibur para pencinta film Indonesia.
Pemeran: Jerome Kurnia, Lukman Sardi, Astrid Tiar
Sinopsis: Romo Thomas (Jerome Kurnia) masih berduka setelah kehilangan ibu dan adiknya dalam kecelakaan, membuatnya meragukan imannya dan tak mampu menjalankan tugas gereja. Ia pun memutuskan untuk mundur sementara.
Romo Rendra (Lukman Sardi) berusaha mencegahnya dan meminta bantuan Thomas untuk melakukan eksorsisme terhadap Kayla (Lea Ciarachel), yang dirasuki iblis Lucifer setelah bermain jailangkung di makam terlarang.
Keadaan Kayla semakin buruk akibat masa lalu ibunya, Maya (Astrid Tiar), yang membuat upaya penyelamatan semakin sulit. Thomas dan Rendra pun bekerja sama untuk mengusir iblis sesuai ajaran gereja.
BACA JUGA: FILM ‘JUMBO’ BAKAL JADI FILM ANIMASI INDONESIA PERTAMA YANG GO INTERNATIONAL
Sebagai film horor pertama Indonesia yang mengangkat ritual eksorsisme berdasarkan kasus nyata dalam Gereja Katolik, Kuasa Gelap mencatat kesuksesan luar biasa di bioskop.
Hanya dalam waktu kurang dari satu bulan sejak rilis perdana pada 3 Oktober 2024, film ini telah meraih lebih dari 1,4 juta penonton.
Kesuksesannya tidak hanya terbatas di dalam negeri, tetapi juga meluas hingga ke 53 negara, termasuk Thailand, Taiwan, Rusia, Brasil, Argentina, dan Estonia.
Pemeran: Vino G. Bastian, Angga Yunanda, Kristo Immanuel
Sinopsis: Film My Annoying Brother (2016) asal Korea Selatan, yang dibintangi Jo Jung Suk, Park Shin Hye, dan D.O EXO, sukses mengangkat kisah kakak-adik.
Versi Indonesia-nya tayang pada 24 Oktober 2024 dan mendapat sambutan hangat. Kini, film tersebut akan tersedia di Netflix mulai 27 Februari 2025.
Seorang atlet yang kehilangan penglihatannya terpaksa kembali berinteraksi dengan kakaknya yang seorang narapidana.
Dengan alasan ingin menjaga sang adik, sang kakak mendapatkan pembebasan bersyarat lebih awal.
Namun, reuni mereka bukannya berjalan mulus, melainkan diiringi oleh tragedi yang mengubah hidup mereka.
Diperankan oleh aktor ternama seperti Vino G. Bastian dan Angga Yunanda, film ini berhasil menyuguhkan kombinasi humor dan drama yang menyentuh hati.
Penonton diajak merasakan kehangatan hubungan keluarga yang rumit, penuh konflik, namun tetap memiliki nilai kasih sayang yang mendalam.
Pemeran: Prilly Latuconsina, Pradikta Wicaksono, Dominique Sanda
Sinopsis: Film ini bercerita tentang perjuangan seorang gadis bernama Tari yang harus menghadapi kerasnya hidup setelah kakaknya meninggalkan rumah.
Ia berusaha melindungi ibunya dari kekerasan ayahnya serta mencari tempat perlindungan dalam grup dukungan.
Di sana, Tari menemukan persahabatan sejati yang membantunya menghadapi trauma dan akhirnya berani mengekspresikan perasaannya.
Dengan lebih dari 1,1 juta penonton di bioskop, Bolehkah Sekali Saja Ku Menangis menjadi film yang banyak dibicarakan di tahun 2024.
Tema yang diangkat sangat dekat dengan realitas banyak orang, membuatnya mendapatkan respons positif dari penonton dan kritikus.
Pemeran: Christine Hakim, Adinia Wirasti, Fedi Nuril, Amanda Manopo, Yasmin Napper
Sinopsis: Disutradarai oleh Rudy Soedjarwo dan diadaptasi dari novel karya Nagiga Nur Ayati, film ini menggambarkan perjuangan sebuah keluarga setelah kehilangan sosok kepala keluarga.
Sang ibu (diperankan oleh Christine Hakim) berusaha menjaga keharmonisan keluarganya, tetapi konflik internal justru semakin memperburuk keadaan.
Keempat anaknya—Ranika (Adinia Wirasti), Rangga (Fedi Nuril), Rania (Amanda Manopo), dan Hening (Yasmin Napper)—harus menghadapi kenyataan pahit bahwa keluarga mereka semakin rapuh di tengah duka yang mendalam.
Film ini menyentuh hati dengan menggambarkan bagaimana kehilangan, duka, dan konflik dapat menguji kekuatan ikatan keluarga.
Dengan lebih dari 3,9 juta penonton di bioskop, Bila Esok Ibu Tiada menjadi salah satu film Indonesia paling laris pada tahun 2024.
Film ini menawarkan kisah yang sarat emosi dan mengajarkan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi kehilangan.
Pemeran: Nadya Arina, Bryan Domani, Nadzira Shafa
Sinopsis: Film yang disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu ini mengisahkan perjalanan seorang perempuan bernama Sofi dalam menemukan jati diri setelah menghadapi hubungan yang menyakitkan dan kehamilan yang tidak diinginkan.
Dalam keterpurukannya, ia mencari makna kehidupan dan kebahagiaan sejati melalui proses hijrah.
Dengan tekad untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah, Sofi berusaha bangkit dan berdamai dengan masa lalunya.
Beruntung, ia memiliki seorang sahabat yang selalu memberikan dukungan dan semangat untuknya.
Film ini mengangkat tema spiritual dan personal yang menginspirasi banyak penonton untuk menemukan ketenangan dalam perjalanan hidup mereka.
Deretan film ini memberikan beragam kisah yang menggugah emosi, mulai dari ketegangan horor hingga drama keluarga yang menyentuh hati.
Dengan pencapaian luar biasa di bioskop, kehadiran film-film ini di Netflix memberi kesempatan lebih luas bagi penonton untuk menikmati cerita-cerita penuh makna dan inspirasi. (*/)