
Perasaan yang menggebu biasanya cepat padam, lebih sering diasosiasikan sama nafsu dan ketertarikan fisik pada awal hubungan. Sedangkan perasaan yang tumbuh perlahan dan penuh kasih sayang berpotensi bertahan hangat dan lama.
FROYONION.COM - Penelitian menunjukkan bahwa compassionate love yang berakar pada perasaan kasih sayang, kepercayaan, stabilitas dan pengertian, mengarah pada hubungan yang lebih langgeng dibandingkan dengan passionate love.
Melansir dari Psychology Today, Psikolog Elaine Hatfield telah menggambarkan dua jenis cinta romantis yang berbeda: compassionate love yang penuh welas asih dan passionate love yang penuh gairah. Cinta yang penuh kasih melibatkan perasaan saling menghormati, kepercayaan, dan kasih sayang, sementara cinta yang penuh gairah melibatkan perasaan yang intens dan ketertarikan seksual.
Hatfield mendefinisikan cinta yang penuh gairah (passionate love) sebagai perasaan kerinduan yang kuat untuk berhubungan dengan partner. Passionate love umum terjadi pada awal hubungan atau masa-masa PDKT dan honeymoon phase.
Orang yang berada dalam kondisi cinta ini cenderung mengalami perasaan yang sangat kuat satu sama lain. Mereka merasa perlu untuk terus berada di dekat pasangannya, memikirkan mereka secara terus-menerus, dan mengalami kesedihan dan perasaan cemas yang luar biasa ketika berpisah.
Ciri-ciri passionate love termasuk:
Ketika cinta yang penuh gairah dan menggebu-gebu ini ditandai dengan intensitasnya, compassionate love sebagai perasaan cinta yang penuh kasih dan kenyamanan ditandai dengan tingkat keintimannya.
Compassionate love adalah tentang intimasi, kepercayaan, komitmen, dan kasih sayang. Menurut penelitian, dalam hubungan jangka panjang, passionate love biasanya akan berubah menjadi compassionate love dalam waktu satu hingga dua tahun.
Orang-orang yang mengalami jenis perasaan di tipe ini tentu masih merasa bergairah satu sama lain, tetapi intensitasnya biasanya tidak terlalu berlebihan lagi. Jenis cinta ini lebih mengedepankan dan melibatkan kepedulian yang mendalam terhadap pasangannya. Mereka benar-benar mengenal satu sama lain, sudah menemukan ritme hubungannya, dan berkomitmen entah itu di waktu baik atau buruk.
Ciri-ciri compassionate love termasuk:
BACA JUGA: BIKIN HUBUNGAN JADI MAKIN ERAT DENGAN KENALAN SAMA LOVE LANGUAGE
Compassionate love biasanya hadir dalam hubungan yang sehat dan dewasa, hubungan ini membantu memastikan bahwa kita dapat menghadapi tantangan hidup dengan lebih tangguh bersama pasangan. Hal ini bermanfaat dalam banyak hal, contohnya:
Iya sih, meskipun masa-masa jadian atau hubungan awal cinta yang penuh gairah gak selalu buruk dan merupakan pengalaman paling menyenangkan, namun hal tersebut seringkali dapat mengalihkan perhatian kita dari imbalan stabilitas dan cinta yang bersahabat untuk hubungan jangka panjang.
Hal semacam ini mungkin datang secara alami pada beberapa pasangan, namun compassionate love membutuhkan waktu, usaha dan komitmen yang tulus.
Penting untuk bersabar, take things slow, dan bersedia menginvestasikan waktu, tenaga dan materi dalam hubungan yang tidak hanya menjanjikan kesenangan sesaat, tetapi juga kehangatan dan kepuasan untuk waktu yang lebih lama. (*/)